Tahun 2011 telah berlalu dan kini kita sambut tahun yang baru yaitu tahun 2012. Begitu banyak kenangan-kenangan yang telah kita alami di tahun 2011, baik suka-duka, canda-tawa, dan semuanya ada. Menjelang pergantian tahun banyak orang-orang sibuk untuk mempersiapkan agenda-agenda kegiatan untuk menyambut malam pergantian tahun tersebut. Ada yang menghabiskan waktu di malam pergantian tahun dengan berekreasi, mengunjungi sanak saudara, pergi ke alun-alun untuk menikmati kembang api, kencan dengan pacarnya (bagi yang punya pacar), bahkan ada yang menghabiskan malam pergantian tahun hanya dengan duduk manis di rumah bersama keluarga sambil menikmati acara acara spesial persembahan tahun baru yang di tayangkan lewat siaran televisi.

Tetapi bagi kaum muda khususnya, tidak puas rasanya kalau belum menikmati malam pergantian tahun dengan acara-acara spesial atau bahkan bersenang-senang dan berfoya-foya apalagi ketika dibumbui dengan maksiat, dengan pacaran, ciuman, dan mengumbar aurat di jalanan. Euforia ini seakan menjadi kegiatan rutin di setiap malam pergantian tahun. Menghabiskan waktu dengan hal-hal yang kurang bermanfaat, menghabiskan uang untuk membeli berbagai macam kembang api yang harganya tidak begitu murah dan cukup untuk menguras kantong, berkonfoi di jalanan, dan sebagainya. Malam terus berlalu dan semakin malam, suasana semakin ramai menunggu detik-detik pergantian tahun hingga tiba saatnya semuanya menghitung mundur 5, 4, 3, 2, 1 dar…der…dor….prettt….prettt….prettt.. begitulah bunyi letupan kembang api dan bunyi terompet. Semua orang begitu antusias dan bebondong-bondong hanya untuk menikmati malam pergantian tahun yang seakan-akan ini adalah kegiatan yang wajib dilaksanakan disetiap malam pergantian tahun.

Pertanyaannya, apakah selamanya terus seperti ini keadaannya? Alangkah baiknya momen-momen seperti ini diisi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat seperti pengajian, tabliq akbar, renungan untuk akhir tahun, dan masih banyak kegiatan kegiatan yang lainnya yang lebih bermanfaat daripada hanya menghabiskan uang, berbuat maksiat, dan sebagainya.

Pemuda adalah harapan bangsa. Begitulah semboyan yang sering kita dengar.

Dengan kegiatan-kegiatan seperti pengajian, tabliq akbar, renungan untuk akhir tahun, dan sebagainya kita akan mampu untuk mengambil hikmah semua kejadian yang ada ditahun 2011 sehingga di tahun 2012 ini bisa menjadi pribadi yang lebih baik untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran bangsa.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s